Posisi : Home | Arsip Berita

PEMBEKALAN SPIP DI LINGKUNGAN INSPEKTORAT PROVINSI & KAB/KOTA SE KALTIM DAN KALTARA TAHUN 2013

08 Oktober 2013

Menindaklanjuti surat Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur Nomor : S-2557/PW17/3/2013 tanggal 20 September 2013 perihal Pembekalan SPIP, maka  Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Pembekalan SPIP yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 September 2013 bertempat di Ruang Rapat Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Jenderal Sudirman No.1 Samarinda. Yang dihadiri oleh perwakilan masing-masing Inspektorat dari 15 Kabupaten/Kota dan Imam Bastari selaku Deputi Kepala BPKP Bidang Keuangan daerah sebagai narasumber.

Dalam kesempatan ini narasumber menyampaikan Peran SPIP dalam Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah. Penerapan SPIP sendiri memberikan keyakinan memadai terhadap pencapaian tujuan instansi pemerintah melalui: Kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset Negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Tidak ada jaminan mutlak, karena penerapannya tergantung pada faktor manusia seperti: judgement, asas biaya-manfaat, pengabaian, dan kolusi. Dalam hal ini Manajemen Pemerintah daerah bertanggung jawab menjalankan pengendalian intern secara sungguh-sungguh dan melaksanakan hal-hal yang dapat meningkatkan integritas para pegawai.

Narasumber juga menjelaskan tentang Strategi Percepatan Penerapan SPIP. Dalam percepatan penerapan  SPIP ini terdapat 3 strategi, yaitu :

1.       Timbulkan Sense of Urgency :

Yang dimaksud dengen sense of urgency adalah tekankan manfaat dari SPIP, karena dengan menekankan manfaat dari SPIP kita dapatmengurangi risiko pejabat Pemerintah daerah terjerat perkara hukum dan akan mendapatkan kepercayaan publik serta dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

2.       Mandat dan Komitmen Pimpinan

Pengembangan SPIP harus dimasukkan sebagai program atau kegiatan yang harus direncanakan, dianggarkan dan dilaksanakan oleh seluruh SKPD. Karena dalam Satuan tugas SPIP dapat meningkatkan komitmen bersama dan menjadikan SPIP sebagai budaya organisasi serta dapat menyusun rencana tindak (Action Plan) yang jelas, terarah, dan terpadu.

3.       Peningkatan Peran APIP

Dalam peningkatan peran APIP yang harus dilakukan adalah Penguatan unsur pemantauan (Monitoring atas implementasi SPIP) dan menetapkan sasaran pemantauan (jangka pendek atau panjang), selain itu APIP juga harus beperan sebagai agent of change.

Tujuan dari terlaksananya Pembekalan SPIP ini adalah agar lebih memahami peran auditor internal (APIP) yaitu Mendorong manajemen (entitas privat / publik) lebih transparan dan terbuka untuk  mewujudkan public trust,auditor juga harus memahami perubahan dunia dan lingkungan(should understand the changing of the world), Ikuti perkembangan teknologi karena semakin canggih TI semakin tinggi potensi kerawanan (cyber crime), selain itu Fokus Assurance  & Consulting (sejalan dengan amanah PP 60 Tahun 2008)*) dan Fokus risk management, governance, internal control, agar mampu memberikan saran perbaikan sehingga tidak terjadi Korupsi (fraud/Extraordinary Crime).

..

Statistik Pengunjung

Pengunjung hari ini : 105
Total pengunjung : 61174
Hits hari ini : 12
Total Hits : 224149
Pengunjung Online : 1

Agenda Kegiatan

Pengukuhan AAIPI Wilayah Kalimantan Timur

'Penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan BPKP Pengukuhan AAIPI Wilayah Kalimantan Timur Tahun 2015-2018 Sosialisasi Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan.....'

Sosialisasi LHKASN

'Sosialisasi Kebijakan Reformasi Birokrasi dan Pengawasan serta Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara.....'

Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah Tahun 2014

'Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (RAKORWASDA) Tahun.....'

Situs Terkait